Kamis, 26 Mei 2011

Tanya –jawab mengenai manusia dan keadilan

1. Apakah yang dimaksud dengan keadilan?
Jawab : kita sering mendengar kata adil, yang dapat diartikan seimbang . beberapa definisi keadilan menut para ahli yaitu :
 Aristoteles : keadilan  adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Plato              : keadilan  diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Socrates       : memproyeksikan keadilan pada pemerintahan,  keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik.

2. Apakah yang dimaksud dengan keadllian komutatif?
Jawab :  Keadilan ini bertujuan untuk memelihara ketertiban masyarakat dan kesejahteraan umum. Menurut Aristoteles keadilan komutatif merupakan  asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. 

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kejujuran dan hakikat kejujuran?
Jawab : jujur artinya mengatakan sesuatu yang sifatnya berupa fakta. Apa yang dikatakan sesuai dengan apa yang terjadi. Jujur lawan dari kebohongan dan pada hakikatnya bohong itu adalah kawan dari setan sebaliknya hakikat dari jujur itu sendri yaitu sesuai yang di katakan oleh allah dalam firmannya yang di tuliskan di dalam al-qur’an kejujuran sangat penting dalam hidup bermasyarakat dan saling menjaga amanah allah akan memberikan tempat terbaiknya yaitu surga apabila kita memiliki sifat jujur dan dapat bersika shidiq yaitu dapat dipercaya dan memberitakan sesuatu yang benar.

4. Apa yang dimaksud dengan kecurangan dan sebab orang melakukan kecurangan ?
Jawab : definisi curang itu kebalikan dari sifat jujur yaitu tidak jujur sama saja dengan licik. Orang yang melakukan tindakan curang adalah ciri – ciri orang yang tamak dan serakah. Perbuatan curang merupakan wujud ketidak bersyukuran orang tersebut terhadap apa yang ia peroleh.  Mereka menggunakan segala macam cara termasuk melakukan kecurangan demi kesenangan dirinya. 

5. Apa hakikat dari pemulihan nama baik?
Jawab : Pada hakikatnya pemulihan nama baik biasanya terjadi ketika manusia memiliki kesadaran terhadap tingkah laku yang menyimpang terhadap norma – norma dan moral yang pernah ia perbuat. Baik dari agama, tingkah laku sehari-hari atau apapun . caranya yaitu dengan taubat atau meminta maaf atas kesalahan yang ia perbuat dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

6. Apa yang dimaksud dengan pembalasan, sebab orang melakukan pembalasan(beserta contohnya)?
Jawab : pembalasan adalah reaksi dari interaksi terhadap makhluk hidup. Orang melakukan pembalasan karena adanya interaksi dan sebab akibat. Contohnya ketika orang tersebut bebuat baik terhadap lingkungan dan dapat bersosialisasi dengan masyarakat maka orang tersebut akan dihargai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar